Page 15 - Majalah Keimigrasian Bhumipura Edisi VI Tahun 2018
P. 15

mendapatkan jadwal untuk pengambilan data      yang  dahulu  bernama  Terempa,  Air  Asuk
               biometrik dan wawancara.                       yang dahulu bernama Air Asok dan berbagai
                                                              nama  tempat  lainnya  hal  ini  dikarenakan
                      Semangat       untuk     memberikan
               kenyamanan,  kemudahan,  dan  kepastian        Disdukcapil   setempat    menulis    tempat
               hukum kepada masyarakat dalam pelayanan        kelahiran seseorang berdasarkan nama Desa
               keimigrasian tidak hanya ada di Kanim-kanim    ataupun  nama  jalan  ketika  seseorang  lahir
               yang  ada  di  perkotaan  saja  ataupun  kanim   dan ketika membuat KTP dan Kartu Keluarga
               yang  jumlah  pelayanan  keimigrasiannya       alamatnya mengikuti penulisan daerah yang
               banyak, tapi semangat itu juga hadir di Kantor   baru, selain itu perbedaan juga banyak terjadi
               Imigrasi Kelas II TPI Tarempa sebagai salah    ketika  alamat  KTP  dan  Kartu  Keluarga
               satu  Kanim  terdepan  dan terluar,  semangat   Berbeda  karena  banyaknya  pemekaran
               untuk menciptakan pelayanan prima kepada       wilayah dari mulai wilayah Rukun Tetangga,
               masyarakat  diperbatasan  agar  mereka         Rukun Warga maupun Desa yang berubah,
               merasa diperlakukan adil dan sama sebagai      selain  permasalahan  diatas  banyak  sekali
               warga  negara  Indonesia,  salah  satunya      permasalahan  pencatatan  sipil  lain  yang
               adalah      dengan      adanya      layanan    terjadi.
               “Pemeriksaan  dan  Pendaftaran  berkas                Hal ini yang menjadi masalah utama
               persyaratan  Paspor  berbasis  WhatsApp”       bagi  pemohon  Paspor  di  kanim  Tarempa
               aplikasi  ini  dihadirkan  oleh  Kanim  Tarempa   dikarenakan  dengan  transportasi  yang
               atas     dasar     banyak     permasalahan     sangat  terbatas  untuk  menjangkau  Kanim
               permohonan  yang  ada.  Melihat  dari  letak   Tarempa,  ketika  dilakukan  pemeriksaan
               geografis  wilayah  kerja  dari  Kantor  Imigrasi   berkas persyaratan terjadi banyak kesalahan
               kelas  II  TPI  Tarempa  adalah  Kabupaten     dokumen  persyaratan,dan  pada  akhirnya
               Kepulauan Anambas meliputi darat dan laut      waktu    mereka    sangat    tersita   untuk
               gugusan     Kepulauan     Anambas      yang    membenarkan dokumen persyaratan mereka
               berjumlah  240  Pulau  serta  90%nya  adalah   terlebih dahulu seperti KTP, Kartu Keluarga
               Laut, Kabupaten Kepulauan Anambas sendiri      ataupun  dokumen  lainnya  ke  Disdukcapil
               merupakan  Kabupaten  baru  pecahan  dari      (Dinas  Kependudukan  dan  Catatan  Sipil),
               Kabupaten     Induknya    yaitu   Kabupaten    dengan  kata  lain  pengurusan  Paspor  yang
               Kepulauan Natuna. Aplikasi Pemeriksaan itu     seharusnya  selesai  dalam  waktu  yang
               sendiri     hadir     karena     banyaknya     sebentar  jadi  tersita  dan  otomatis  mereka
               permasalahan yang ditemukan oleh petugas       harus  menginap  dikarenakan  pengurusan
               Imigrasi  Kanim  Tarempa  ketika  melayani     dokumen  persyaratan  maupun  ketinggalan
               pemohon Paspor, banyak sekali perbedaan-       dengan  jadwal  kapal  yang  berangkat  ke
               perbedaan  data  kependudukan  atau  data      rumah  pemohon  hal  ini  membuat  banyak
               catatan    sipil   di    setiap    dokumen     masyarakat  yang  berbeda  Pulau  dengan
               kependudukan seperti KTP, Kartu Keluarga,      Kanim     Tarempa      menjadikan     Biaya
               Ijazah,  Surat  Nikah  ataupun  dokumen        Akomodasi  untuk  pembuatan  Paspor
               lainnya,     perbedaannya        diantaranya   menjadi 3 (tiga) sampai 4 (empat) kali dari
               perbedaan     tempat    lahir   dikarenakan    biaya  pembuatan  Paspor  itu  sendiri
               perubahan  nama  daerah  seperti  Tarempa      dikarenakan mereka harus menginap dan
               BhumiPura Edisi VI                                                                   15
   10   11   12   13   14   15   16   17   18   19   20