Page 13 - Majalah Keimigrasian Bhumipura Edisi VI Tahun 2018
P. 13

Pelaporan  Orang  Asing  (APOA)  untuk         setiap  wilayahnya  agar  dapat  memastikan
               mengoptimalkan  peran  masyarakat  dalam       bahwa     upaya    untuk    mengoptimalkan
               mengawasi  serta  melaporkan  keberadaan       keberadaan teknologi dan informasi berada di
               orang  asing  di  lingkungannya.  Selain  itu,   jalur  yang  benar.  Pertama,  harus  dilakukan
               terdapat  aplikasi  Antrian  Paspor  yang      pemetaan  terhadap  karakteristik  dan  letak
               tersedia  di  website  dan  smartphone  yang   sosiografis     masing-masing       wilayah.
               berbasis  Android.  Sehingga,  masyarakat      Munculnya  teknologi  yang  semakin  canggih
               tidak  perlu  lagi  datang  ke  kantor  imigrasi   diharapkan   tidak   berdampak     pada
               setempat      hanya     untuk    melakukan     tersingkirnya      penggunaan         media
               pendaftaran antrian.                           konvensional. Pemilihan teknologi yang tepat
                                                              juga  akan  berimplikasi  pada  penyebaran
                      Hadirnya  berbagai  inovasi  tentu
               bukanlah  tanpa  hambatan.  Perlu  disadari    informasi  keimigrasian  yang  sesuai  dengan
               bahwa masih terdapat kekurangan pada dua       sasaran kegiatan.
               inovasi tersebut. Namun, yang harus digaris           Kedua, Ditjen Imigrasi melalui UPT di
               bawahi  adalah  semangat  Ditjen  Imigrasi     masing-masing  wilayah  perlu  membangun
               dalam          merealisasikan                               jaringan Sumber Daya Manusia
               pengoptimalan teknologi yang                                (SDM)      yang     memahami
               sudah berjalan dengan sangat                                mengenai  pentingnya  teknologi
               baik.  Semangat  inilah  yang                               di  era  digital.  Kesadaran  antar
               pada       akhirnya      juga                               individu  di  dalam  lingkungan
               direalisasikan   oleh    Unit                               pemerintahan  diperlukan,  agar
               Pelaksana  Teknis  (UPT)  di                                perkembangan  teknologi  tidak
               masing-masing        wilayah.                               berjalan dengan “setengah hati”.
               Sebagai contoh, yaitu dengan                                Selain   itu,   Perkembangan
               hadirnya  layanan  WhatsApp                                 teknologi  dan  informasi  juga
               Gateway  di  Kantor  Imigrasi                               harus    diseimbangi    dengan
               (Kanim)  Kelas  II  Non  TPI                                ketersediaan     SDM      yang
               Karawang.                                                   mumpuni.

                      Melalui  layanan  tersebut,  Kanim             Pemanfaatan     teknologi   informasi
               Kelas II Non TPI Karawang berupaya untuk       dalam  hal  memberikan  pelayanan  kepada
               menyediakan       wadah      yang      dapat   masyarakat  menjadi  terobosan  yang  positif
               mengkolaborasikan  layanan  penyebaran         untuk membangun efektivitas dalam bekerja.
               informasi  keimigrasian  serta  penanganan     Sehingga,  perlahan  namun  pasti  dapat
               pengaduan  masyarakat.  Bahkan  dengan         menghapus  stigma  negatif  yang  beredar  di
               adanya layanan tersebut, saat ini masyarakat   masyarakat  terkait  birokrasi  di  Indonesia
               tidak  perlu  datang  ke  kantor  hanya  untuk   yang rumit menjadi sebuah sistem yang lebih
               mengetahui proses pencetakan paspornya.        efisien.

                      Terdapat  dua  hal  yang  harus         (Guntur  Widyanto,  Analis  Keimigrasian
               dilakukan oleh Ditjen Imigrasi hingga UPT di   Pertama pada Kantor Imigrasi Kelas II Non
                                                              TPI Karawang)

               BhumiPura Edisi VI                                                                   13
   8   9   10   11   12   13   14   15   16   17   18