Page 12 - Majalah Keimigrasian Bhumipura Edisi VI Tahun 2018
P. 12

Menjawab Tantangan Presiden Jokowi: “Mampukah

                      Ditjen Imigrasi Mengoptimalkan Penggunaan

                                  Teknologi di Era Industri 4.0?”


                      A
                             da  peristiwa  menarik
                             yang  dilakukan  oleh
                                           Republik
                             Presiden
               Indonesia,  IR.  H.  Joko  Widodo  saat
               memperingati  Hari  Ulang  Tahun
               (HUT) ke-47 Korps Pegawai Republik
               Indonesia (KORPRI) belum lama ini.
               Melalui  postingan  yang  diunggah  di
               akun  Instagramnya,  beliau  secara
               khusus  menginstruksikan  kepada
               seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN)
               untuk    memanfaatkan      kemajuan
               teknologi,    pengetahuan,      serta
               berkolaborasi  dengan  pihak-pihak             zaman  yang  bersifat  sangat  dinamis  juga
               terkait dalam memberikan pelayanan kepada      akan    berimplikasi   terhadap   kemajuan
               masyarakat.                                    teknologi.    Namun,     muncul      sebuah
                      Pernyataan  tersebut  tentu  tidaklah   pertanyaan  besar  yang  mungkin  akan
               muncul tanpa sebab. Apalagi, saat ini bangsa   menggelitik  setiap  orang,  yaitu,  “Mampukah
               Indonesia sedang mengalami euphoria yang       Ditjen Imigrasi mengoptimalkan penggunaan
               cukup besar dalam menghadapi tantangan di      teknologi di Era Industri 4.0?”.
               Era Revolusi Industri 4.0. Pada era tersebut,         Untuk menjawab dan merealisasikan
               masyarakat  tidak  hanya  didorong  untuk      hal  tersebut  tentu  tidaklah  “semudah
               semakin  giat  dalam  bekerja,  namun  juga    membalikkan  telapak  tangan”.  Diperlukan
               harus    semakin    kreatif,   inovatif   serta   waktu dan proses yang cukup panjang untuk
               kompetitif.  Hal  ini juga berlaku  bagi seluruh   membangun sebuah sistem yang baik dalam
               pegawai  di  lembaga  pemerintahan,  tidak     mewujudkan birokrasi pelayanan yang efisien
               terkecuali   Direktorat   Jenderal   (Ditjen)   dan  berbasis  teknologi  serta  informasi  (TI).
               Imigrasi.
                                                              Saat  ini,  Ditjen  Imigrasi  telah  “on  the  right
                      Sebagai sebuah instansi yang berada     track” dalam mewujudkan hal tersebut. Salah
               dibawah  naungan  Kementerian  Hukum  dan      satunya    dengan    tersedianya   beragam
                   Hak Asasi Manusia (HAM), Ditjen Imigrasi   aplikasi  untuk  memudahkan  masyarakat
                   dituntut     untuk      memaksimalkan      dalam mengurus hal ihwal keimigrasian.
                   penggunaan  teknologi  dalam  berbagai            Beberapa        aplikasi     tersebut
                   kegiatannya.   Sebab,    perkembangan      diantaranya  yaitu  dengan  hadirnya  Aplikasi

                     12                                                           BhumiPura  Edisi VI
   7   8   9   10   11   12   13   14   15   16   17