Page 15 - Majalah Keimigrasian BhumiPura Edisi III Tahun 2018
P. 15

pemeriksaan      Imigrasi   diakses     oleh   atau   tidak   bertanggungjawab,     penulis
               sembarang orang yang tidak berkepentingan      kemudian ilustrasikan dengan contoh kasus,
                                                              seluruh     petugas     hanya      dilakukan
                                                              pemeriksaan  pada  saat  masuk  untuk
                                                              melaksanakan         tugasnya,       namun
                                                              pemeriksaan  ini  tidak  dilakukan  pada  saat
                                                              petugas meninggalkan tempat tugasnya, hal
                                                              ini kemudian menjadi celah oknum yang tidak
                                                              bertanggungjawab       untuk     mengambil
                                                              kesempatan ini melaksanakan pelanggaran,
                                                              ataupun hukum positif yang berlaku diwilayah
                                                              Kesatuan Republik Indonesia.

                                                                     Akan  terjadi  pelanggaran  bahkan
                                                              berujung  kepada  tindak  pidana  apabila
                                                              proses screening dan kepastian strilitias area
                                                              Imigrasi  tidak  mendapatkan  konsen  yang
                                                              serius dari seluruh penyelenggara yang ada
                                                              di Bandara Udara, Pelabuhan Laut, dan Pos
                                                              Lintas  Batas,  penyelundupan,  Masuknya
                                                              obat-obatan    terlarang,   dan   peredaran
                                                              barang-barang illegal dapat dengan gampang
                                                              masuk  ke     wilayah    Kesatuan    Negara
                                                              Indonesia yang kita cintai ini.
                                                                     Kemudian yang menjadi jawaban atas
                                                              konsen kita tentang bagaimana mewujudkan
                                                              sterilitas   area   imigrasi   pada   Tempat
                                                              Pemeriksaan     Imigrasi   adalah    dengan
                                                              menyeleksi secara benar petugas yang dapat
                                                              masuk pada Area Imigrasi tersebut.
                                                                     Proses  Penyeleksian  sendiri  dapat
                                                              dilaksanakan  baik  dalam  bentuk  regulasi
                                                              maupun  pemanfaatan  Teknologi  yang  ada,
                                                              pada  Kertas  Kerja  Peorangan  Siswa
                                                              Pendidikan Pejabat Imigrasi tahun 2017, Sdr
                                                              Muhammad  Iqbal  Maiz  dalam  pemaparan
                                                              kertas  kerja  tersebut  mengenalkan  konsep
                                                              Flip Barrier Gate sebagai akses pembatas
                                                              area imigrasi, dengan konsep teknologi ini
                                                              sendiri dapat membatasi siapa-siapa saja
                                                              yang  dapat  mengakses  Area  Imigrasi

               BhumiPura Edisi III                                                                  15
   10   11   12   13   14   15   16   17   18   19   20