Page 5 - Majalah Keimigrasian Bhumipura Edisi 2 Tahun 2018
P. 5

Kartini Zaman Kiwari




                 "Teruslah bermimpi, teruslah bermimpi, bermimpilah selama engkau dapat bermimpi!
                    Bila tiada bermimpi, apakah jadinya hidup! Kehidupan yang sebenarnya kejam."
                                                      (R.A. Kartini)



                      Sekira  tahun  1879  lahirlah  seorang  perempuan  yang  kelak  menjadi  inspirasi
               kesetaraan antara perempuan dan laki-laki. Dialah Raden Ajeng Kartini. Sosoknya yang
               cerdas dan pemberani membuatnya mampu berpikir progresif untuk kemajuan kaumnya.
               Melalui  tulisan-tulisannya  kita  bisa  mengenal  jejak  langkah  dan  pemikirannya  yang
               mendobrak kebiasaan dan tradisi di masanya.

                      Warisan yang ditinggalkan Kartini bagi generasi berikutnya bukanlah harta, atau
               tahta meskipun dirinya adalah orang berada dan banyak mempunyai kolega bangsawan
               Belanda.  Warisannya  juga  bukan  sekolah  atau  tempat  pendidikan  sebagaimana  yang
               ditinggalkan oleh para cendekia maupun penulis-penulis tenar. Yang ditinggalkannya bagi
               perempuan masa kini adalah semangat kesetaraan tanpa memandang gender.

                      Perempuan yang hidup di zaman kiwari (masa kini) mempunyai tugas berat untuk
               terus menjaga api semangat Kartini. Tanggung jawab yang diemban menjadi bertumpuk
               di suatu waktu mereka mengejar karir dan berkutat dengan pekerjaan, namun di waktu
               yang lain harus tetap mengurusi rumah tangga.

                      Perempuan  zaman  now  bukan  lagi  diposisikan  sebagai  pendukung  dalam
               keluarga, tetapi seharusnya menjadi salah satu tiang penopang bersama suami. Derajat
               yang sama dalam segala lini kehidupan telah dihembuskan oleh Kartini. Emansipasi bagi
               kaum perempuan Indonesia agar bisa setara dengan laki-laki tidak serta merta ada seperti
               saat sekarang ini. Kartini menjadi seorang tokoh penggerak  yang menginspirasi kaum
               perempuan di zamannya.

                      Kewajiban yang diemban oleh perempuan menjadi bertambah meskipun niat dan
               daya  juang  perempuan  zaman  kiwari  juga  tidak  perlu  diragukan  lagi.  Perempuan-
               perempuan tangguh di sekitar kita seolah perwujudan Kartini yang hidup dan berkarya di
               masa kini. Kartini telah tiada, tetapi mimpi nya yang menyala seakan menjadi api yang
               terus membara di dada setiap perempuan Indonesia di setiap masa.

               Selamat Hari Kartini.


               BhumiPura Edisi II                                                                    5
   1   2   3   4   5   6   7   8   9   10