Page 9 - Checkpoint
P. 9

Berdasarkan laporan bulanan Kanim Kelas II Entikong, berikut merupakan Data pelintas PLBN Entikong yang berada dibawah
     kendali Kanim Kelas II Entikong pada tahun 2017 :



















                  Data Pelintas Keberangkatan PLBN pada tahun 2017          Data Pelintas Kedatangan PLBN pada tahun 2017

        Dalam melaksanakan PKL selama kurang lebih satu bulan, taruna tidak hanya mengambil ilmu di Kantor Imigrasi, melainkan
     juga di TPI dan area sekitar perbatasan. Bahkan kami sering kali ikut dalam melaksanakan pengawasan di wilayah kerja terse-
     but. Jalan menempuh jarak kurang lebih 12 Kilometer Indonesia-Malaysia pernah kami lalui seraya melihat perbedaan situasi
     dan kondisi antara Indonesia dan negara tetangga. Bahkan kami diberikan kesempatan mengunjungi KJRI Kuching Malaysia,
     bertemu dengan Konsul Jenderal RI dan mendapatkan ilmu terkait keimigrasian terutama bagi WNI yang berada di Malaysia.
     S Setiap kesempatan taruna selalu dibagi kesempatannya di tempat yang berbeda, sehingga taruna memahami tugas dan fungsi
     dari masing-masing tempat yang ada di TPI hingga melaksanakan pengawasan di titik yang biasa dijadikan Jalur ilegal atau
     yang  sering  dikenal  dengan  jalur  tikus  bagi  pelintas  yang  biasanya  tak  memiliki  dokumen  perjalanan.  Ya,  memang  masih
     banyak yang perlu dibenahi terkait kondisi yang ada di daerah perbatasan.

        Tujuan dilaksanakannya PKL di Entikong ialah diharapkan
     taruna  bisa  mendapat  pengetahuan  tentang  segala  kondisi
     yang ada di daerah perbatasan. Dan dengan PKL di Entikong
     juga tentu saja taruna menyadari bahwa fungsi keimigrasian
     tidak hanya sekedar di bandar udara ataupun di kota besar
     yang ada di Indonesia, melainkan Imigrasi memiliki tanggung
     jawab  yang  besar  dalam  menegakkan  kedaulatan  NKRI  di
     d
     daeaerah  perbatasan.  Perbedaan  kondisi  tersebut  membuat
     taruna yang melaksanakan PKL di Entikong tentu mendapat
     pengalaman  dan  pembelajaran  yang  banyak  dan  tidak
     didapatkan ditempat lain.
        Dengan  menganalisis  segala  permasalahan  yang  ada  di
     Kanim dan PLBN Entikong, taruna telah mendapat pengeta-
     huan umum mengenai keimigrasian, namun tentunya penge-
     tahuan  tersebut  perlu  terus  dikembangkan  demi  menjadi
     kader pimpinan di jajaran Imigrasi kedepannya. Hal penting
     yang harus diketahui ialah pemberian pemahaman mengenai aturan keimigrasian kepada masyarakat tidak semudah seperti
     dikota besar lainnya. Hukum adat yang ada didaerah perbatasan ini masih sangat kental, sehingga pemberian pemahaman
     harus secara perlahan. Seiring berjalannya pemberian pemahaman tersebut, petugas yang ada di PLBN harus membuat kebija-
     kan demi terwujudnya situasi dan kondisi kondusif. Meskipun demikian pemberian kebijakan tentu tidak menyebabkan teran-
     camnya kedaulatan NKRI dan tetap memperhatikan keamanan negara.














                                                                                               Penulis :

                                                                                               M. Iqbal Romzah
   4   5   6   7   8   9   10   11   12   13   14